kelas kebakaran di Indonesia

kelas kebakaran

Kebakaran adalah api yang tidak dapat dikendalikan

Menurut menteri tenaga kerja dan transmigrasi tertera jelas telah mengeluarkan peraturan nomor 04/MEN/1980 yang menjelaskan mengenai kelas kebakaran yang ada di Indonesia, dalam surat tersebut menerangkan terdapat 4 kategori kelas kebakaran, yaitu:

1.Kelas kebakaran A:  kelas kebakaran ini adalah kebakaran yang disebabkan oleh benda yang padat terkecuali logam.
Contohnya: Kayu, kertas, kain, plastic dll

Tabung pemadam api yang cocok untuk kelas kebakaran ini adalah tabung pemadam api dengan media Dry chemical powder, tabung pemadam api media Foam, tabung pemadam api media Gas Av 141b.

2.Kelas kebakaran B: kelas kebakaran ini adalah kebakaran yang disebabkan oleh bahan bakar cair yang mudah terbakar
Contohnya: Bensin (premium), solar, kerosene, minyak goring, dll

Tabung pemadam api yang cocok untuk kelas kebakaran ini adalah tabung pemadam api dengan media Dry chemical powder, tabung pemadam api media foam, tabung pemadam api media Carbon dioxide (CO2), tabung pemadam api media Gas Av 141b.

3.Kelas kebakaran C: kelas kebakaran ini adalah kebakaran yang disebabkan oleh  korsleting instalasi listrik, Gas dan kimia
Contohnya: benda elektronik dan benda-benda lain yang  menggunakan listrik serta kimia

Tabung pemadam api yang cocok untuk kelas kebakaran ini adalah tabung pemadam api dengan media Dry chemical powder,  tabung pemadam api media Carbon dioxide (CO2), tabung pemadam api media Gas Av 141b.

4.Kelas kebakaran D: kelas kebakaran ini adalah kebakaran yang disebabkan oleh benda padat logam
Contohnya: Alumunium, natrium, magnesium, kalium, dll

Tabung pemadam api yang cocok untuk kelas kebakaran ini adalah tabung pemadam api dengan media Dry chemical powder khusus.